Kontan Online

PHOTO STORY / ENERGI

Menembus Bumi Menjemput Energi

Rabu, 21 Februari 2018


Sore itu sayup suara adzan magrib terdengar di antara bisingnya mesin pompa penyedot lumpur dan dentuman mesin bor di sumur minyak lapangan Jatiasri-9 (Jas-9) milik PT Pertamina EP, di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Bergegas para pekerja PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) yang merupakan anak perusahaan dari PT Pertamina (Persero) berkumpul di ruang rapat di antara deretan kontainer tempat tinggal sementara saat masa pengeboran.

Pertemuan selain pergantian jam kerja juga mengulas permasalahan yang dihadapi dalam proses pengeboran. Dengan yel-yel penuh semangat mereka awali pengeboran yang akan dilanjutkan malam itu.

Pengeboran yang ditargetkan sedalam 3.350 meter menggunakan rig cyber-55 berkekuatan 1500 hp (horse power). Rig yang dikontrol secara akurat dengan sistem komputer, yang bisa mengontrol semua peralatan yang ada, dengan 5 mesin genset berkekuatan 600 volt merupakan 1 dari 10 rig cyber yang dimiliki PDSI.

Dari pergantian jam kerja yang dimulai dari jam 7 malam hingga 7 pagi tersebut, para pekerja langsung menempati pos masing-masing. Pengeboran dimulai dengan memasukkan mata bor untuk membawa kembali lumpur guna mengikis lapisan batuan di bumi, melapisi dinding sumur dengan semen agar tidak runtuh saat mata bor dan pipa dimasukkan kembali ke dalam sumur, serta mencari sampel lapisan batuan untuk dianalisa dan dievaluasi.

Tak peduli percikan oli dan lumpur mengenai muka saat hujan turun, mereka terus berjibaku melakukan pengeboran hingga kedalaman tertentu, meski risiko ledakan akibat tekanan lumpur dan gas bisa terjadi sewaktu-waktu.

Proses mengeboran yang rumit teratasi dengan kerjasama pekerja di atas lantai sumur, meski risiko kerja yang begitu berat tak mereka hiraukan saat mereka jauh dari kampung halaman, jauh dari keluarga hanya untuk mencari harapan baru untuk mendapatkan berkah minyak bumi yang akan digunakan untuk menjaga ketahanan energi di masa mendatang.

Foto dan Teks: Dedhez Anggara

PHOTO STORY LAINNYA