PHOTO STORY / EDU

Berharap menjadi lulusan terbaik

Rabu, 12 April 2017


Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau disebut juga Computer Based Test (CBT) merupakan sistem pelaksanaan Ujian Nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan bertahun-tahun.

Pelaksanaan UNBK pertama kali diselenggarakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas namun hasil penyelenggaraan UNBK cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Secara bertahap tahun 2015 dilaksanakan UNBK dengan mengikutkan sebanyak 555 sekolah terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA dan 378 SMK di 29 Provinsi.

Ujian Nasional berbasis komputer ini dipandang memiliki banyak kelebihan dibanding dengan Ujian Nasional berbasis kertas. Adapun kelebihan dari UN CBT di antaranya lebih efisien, lebih hemat biaya, lebih sulit untuk berbuat curang, mengurangi peluang bocornya soal, lebih aman, data lebih tersimpan.

Tahun 2017, sebanyak 1,8 juta siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer dari 20.557 sekolah di seluruh Indonesia.

Untuk memantapkan diri dalam menghadapi UN tersebut, pelajar biasanya membekali diri dengan mengikuti bimbingan belajar (bimbel) untuk menyelesaikan soal-soal atau materi yang belum mereka pahami di kelas.

Alasan siswa mengikuti bimbel beragam, umumnya mereka mengaku karena pembahasan soal-soal ujian di sekolah kurang maksimal dan adanya keinginan untuk berlatih menjawab soal secara cepat dan tepat. Dengan menambah porsi belajar dan berlatih menjawab soal-soal ujian, mereka berharap dapat mendapatkan nilai terbaik dan memuaskan.

Foto dan Teks: M Agung Rajasa

PHOTO STORY LAINNYA