PHOTO STORY / KES

Sosialisasi bahaya penularan Covid-19 dengan peti mati

Kampanye bahaya Covid-19
Petugas gabungan dari Kecamatan Cilandak membawa peti jenazah menyeberang jalan saat melakukan kampanye bahaya Covid-19 di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2020).(KONTAN/Fransiskus Simbolon)
Mengangkat peti mati
Petugas gabungan dari Kecamatan Cilandak membawa peti jenazah saat persiapan kampanye bahaya Covid-19 di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2020).(KONTAN/Fransiskus Simbolon)
Menyeberang jalan
Petugas gabungan dari Kecamatan Cilandak membawa peti jenazah menyeberang jalan saat melakukan kampanye bahaya Covid-19 di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2020).(KONTAN/Fransiskus Simbolon)
Alat pelindung diri
Petugas Kecamatan Cilandak mengenakan alat pelindung diri lengkap saat melakukan kampanye bahaya Covid-19 di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2020).  (KONTAN/Fransiskus Simbolon)
Menyeberang jalan
Petugas gabungan dari Kecamatan Cilandak membawa peti jenazah menyeberang jalan saat melakukan kampanye bahaya Covid-19 di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2020).(KONTAN/Fransiskus Simbolon)

Sejumlah petugas dari unsur gabungan menggunakan benda berbentuk peti mati untuk mengingatkan bahaya penularan Covid-19 di perempatan Jalan Raya Fatmawati, Cilandak, Jakarta, Senin (31/8/2020).

Sosialisasi penggunaan peti mati dilakukan bersama unsur Kecamatan Cilandak, TNI, Dinas Perhubungan Cilandak, Polri, Puskesmas Cilandak, Satpol PP, petugas PPSU Cilandak, dan Dinas Sosial Jakarta Selatan.

Peti mati berwarna coklat itu dipanggul oleh unsur petugas PPSU Cilandak. Mereka menggunakan kostum seperti tenaga medis yang dilengkapi baju hazmat, masker, dan sarung tangan medis.

Sosialisasi lainnya menggunakan materi-materi berkait 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Camat Cilandak Mundari mengatakan, penggunaan peti mati digunakan untuk mengingatkan bahaya penularan Covid-19 di tengah masyarakat.

"Ini sebagai salah satu tanda agar masyarakat tetap waspada serta mengikuti protokol kesehatan dalam kesehariannya dengan konsisten melaksanakan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," kata Mundari dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8/2020).

Sumber: Kompas.com
Editor: Daniel Prabowo

PHOTO STORY LAINNYA