PHOTO STORY / MANUFAKTUR

Seperti Ini Proses Produksi Pelet Kayu Biomassa Kualitas Ekspor

Pemotongan kayu
Aktivitas pemotongan kayu usai penebangan pohon di lahan milik PT Banyan Tumbuh Lestari di Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Pemotongan kayu
Pekerja memotong kayu di lahan milik PT Banyan Tumbuh Lestari di Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Barcode potongan kayu
Barcode pada potongan kayu di lahan milik PT Banyan Tumbuh Lestari di Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Pencacah kayu
Alat berat mengangkut kayu ke mesin pencacah di pabrik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Pencacah kayu
Pekerja memantau pengolahan kayu ke mesin pencacah di pabrik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Kepingan kayu
Pekerja mengamati wood chips atau kepingan kayu hasil dari mesin pencacah di pabrik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Kepingan kayu
Pekerja menunjukkan wood chips atau kepingan kayu hasil dari mesin pencacah di pabrik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Mesin pengering
Pekerja mengamati suhu mesin pengering kepingan kayu di pabrik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Mesin pengering
Pekerja mengatur api pembakaran mesin pengering kepingan kayu di pabrik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Hasil pengeringan
Pekerja memeriksa kepingan kayu hasil mesin pengering di pabrik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Serbuk kayu
Pekerja memperlihatkan serbuk kayu yang telah dikeringkan di pabrik pelet kayu PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Pabrik pelet kayu
Pekerja melakukan pengawasan mesin produksi pelet kayu di pabrik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Pabrik pelet kayu
Pekerja mengambil contoh pelet kayu hasil produksi pabrik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Pabrik pelet kayu
Pekerja memeriksa pelet kayu hasil produksi pabrik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Wood pallet
Pekerja memperlihatkan pelet kayu hasil produksi pabrik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Pengemasan pelet kayu
Pekerja menggunakan alat berat pada proses pengemasan pelet kayu hasil produksi pabrik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Siap diekspor
Pekerja menggunakan alat berat pada gudang penyimpanan pabrik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (2/11/2024).  (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)

Sejumlah perusahaan tengah mengincar peluang di bisnis wood pellet atau pelet kayu. Hasil pengolahan kayu menjadi serbuk yang dipadatkan ini bisa digunakan oleh berbagai sektor industri sebagai sumber energi terbarukan atau biomassa yang ramah lingkungan.

Seperti usaha yang dilakukan oleh grup PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Mereka memproduksi pelet kayu yang berasal dari pohon hasil penyiapan lahan hak guna usaha mereka.

Potongan kayu akan dibawa ke pabrik kemudian dicacah menjadi kepingan. Setelah itu dikeringkan dan diproses menjadi serbuk kayu. Baru setelah itu, serbuk di-press menjadi pelet.

Pabrik pengolahan pelet kayu BJA memiliki izin kapasitas produksi sebesar 900.000 ton per tahun. Kapasitas terpasang di 2025 ditargetkan sebesar 300.000 ton per tahun.

Produk pelet kayu yang dihasilkan pabrik ini juga telah diekspor. Sejak 2022 hingga akhir Oktober 2024, BJA telah melakukan 25 kali ekspor dengan negara tujuan Jepang dan Korea Selatan.

Pewarta Foto: Carolus Agus Waluyo
Editor: Daniel Prabowo

PHOTO STORY LAINNYA