PHOTO STORY / AGRI

Panen Buah Melon Sweet Net yang Lagi Banyak Dicari

Melon sweet net
Anggota Kelompok Tani Gizi Permai Farm memanen buah melon jenis sweet net pada kebun hidroponik mereka di RW 12 Sasak Panjang, Bogor, Selasa (19/9/2023).(KONTAN/Baihaki)
Kebun hidroponik
Anggota Kelompok Tani Gizi Permai Farm memanen buah melon jenis sweet net pada kebun hidroponik mereka di RW 12 Sasak Panjang, Bogor, Selasa (19/9/2023). (KONTAN/Baihaki)
Kebun hidroponik
Anggota Kelompok Tani Gizi Permai Farm memanen buah melon jenis sweet net pada kebun hidroponik mereka di RW 12 Sasak Panjang, Bogor, Selasa (19/9/2023).(KONTAN/Baihaki)
Panen melon
Anggota Kelompok Tani Gizi Permai Farm memanen buah melon jenis sweet net pada kebun hidroponik mereka di RW 12 Sasak Panjang, Bogor, Selasa (19/9/2023).(KONTAN/Baihaki)
Panen melon
Anggota Kelompok Tani Gizi Permai Farm memanen buah melon jenis sweet net pada kebun hidroponik mereka di RW 12 Sasak Panjang, Bogor, Selasa (19/9/2023).(KONTAN/Baihaki)
Melon sweet net
Buah melon jenis sweet net hasil panen Kelompok Tani Gizi Permai Farm di RW 12 Sasak Panjang, Bogor, Selasa (19/9/2023).(KONTAN/Baihaki)

Saat ini, buah melon jenis sweet net yang awalnya berasal dari Thailand dan Vietnam sudah mulai dibudidayakan di dalam negeri. Tidak hanya oleh para petani, namun juga ibu-ibu yang tergabung di rukun warga perkotaan.

Seperti terlihat di RW 12 Kelurahan Sasak Panjang, Tajur Halang, Kabupaten Bogor. Ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Tani Gizi Permai Farm sudah berhasil panen buah melon ini di kebun hidroponik mereka.

Buah melon dengan rasa sangat manis ini mereka jual kepada warga sekitar dengan harga Rp 15.000 - Rp 40.000 per buah tergantung ukuran.

Salah satu keunikan budi daya melon sweet net ini adalah ketahanan buah pada musim kemarau seperti saat ini. Melon tersebut tahan dengan cuaca panas dan justru lebih rentan berkurang kualitasnya karena hujan.

Pewarta Foto: Baihaki
Editor: Daniel Prabowo

PHOTO STORY LAINNYA