PHOTO STORY / MIGAS

Wujud Transisi Energi Nasional di Kilang Pertamina Cilacap

Kilang Pertamina Cilacap
Seorang pekerja melintas di area kilang minyak Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (27/10).(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)
Kilang Pertamina Cilacap
Seorang pekerja beraktivitas di area kilang minyak Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (27/10).(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)
Green Refinery
Pekerja berkoordinasi melalui radio komunikasi di kilang minyak Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (27/10).(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)
Koordinasi kerja
Pekerja berkoordinasi melalui radio komunikasi di kilang minyak Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (27/10).(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)
Green Refinery
Pekerja beraktivitas di area kilang minyak Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (27/10).(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)
Ruang kontrol
Seorang kerja berkoordinasi di ruang kontrol kilang minyak Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (27/10).(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)
Kilang Pertamina Cilacap
Kilang minyak Pertamina Cilacap, Jawa Tengah, dilihat saat malam hari, Kamis (27/10).(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) yang merupakan anak usaha Pertamina (Persero) berperan dalam pengembangan bahan bakar yang memanfaatkan energi terbarukan atau Green Energy melalui proyek Green Refinery.

Salah satunya di Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, yang mampu menghasilkan Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) atau bahan bakar minyak berbasis minyak sawit, serta Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau Bioavtur hingga 3.000 barrel minyak per hari .

Kapasitas ini ditargetkan terus meningkat hingga 6.000 barrel minyak per hari di tahun 2026. Pengembangan kedua produk ini merupakan salah satu langkah strategis Pertamina dalam mendukung transisi energi nasional.

Pewarta Foto: Cheppy A. Muchlis
Editor: Daniel Prabowo

PHOTO STORY LAINNYA