PHOTO STORY / REG

Padi untuk ketahanan pangan warga desa

Padi dari lumbung
Seorang warga membawa padi yang diambil dari lumbung menuju lokasi penggilingan padi di Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (7/11/2021).(KONTAN/Muradi)
Padi dari lumbung
Seorang warga menurunkan padi yang diambil dari lumbung menuju lokasi penggilingan padi di Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (7/11/2021).(KONTAN/Muradi)
Padi dari lumbung
Seorang warga membawa padi yang diambil dari lumbung menuju lokasi penggilingan padi di Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (7/11/2021). (KONTAN/Muradi)
Antre menggiling padi
Seorang warga mengantre untuk menggiling padi di Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (7/11/2021).(KONTAN/Muradi)
Menggiling padi
Sejumlah warga mengantre untuk menggiiling padi di Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (7/11/2021).(KONTAN/Muradi)
Menggiling padi
Seorang warga memasukkan gabah ke dalam mesin penggiiling di Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (7/11/2021).(KONTAN/Muradi)
Menggiling padi
Seorang warga menyelesaikan proses penggiilingan padi di Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (7/11/2021).(KONTAN/Muradi)
Batang padi
Seorang warga memotong batang padi sebelum proses penggilingan padi di Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (7/11/2021).(KONTAN/Muradi)
Menampi gabah
Seorang warga menampi sisa gilingan padi berupa gabah dan beras untuk pakan ternak di Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (7/11/2021).(KONTAN/Muradi)

Sejumlah ibu-ibu warga Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, berbondong-bondong membawa padi yang diambil dari lumbung mereka, menuju lokasi mesin penggilingan padi.

Menggiling padi dengan mesin memang lebih efisien daripada menumbuk padi secara manual atau nutu. Menggiling puluhan kilogram padi dengan mesin jauh lebih efektif dan efisien karena hanya membutuhkan waktu yang sebentar dan biaya yang murah.

Hasil pertanian berupa padi yang telah menjadi beras tersebut dikonsumsi sendiri oleh masyarakat setempat, yang merupakan wujud dari swasembada beras untuk ketahanan pangan.

Pewarta Foto: Muradi
Editor: Daniel Prabowo

PHOTO STORY LAINNYA